Sebiru langit diangkasa
yang memantul kebumi
mengingatkan masa lalu
menorehkan rindu dan duka
Seolah dermaga tepian pantai
tempat kapal berlabuh
menepi layar pautan hati
jatuh menghantam batu karang
goyah dihempas badai gelombang
Ada risau dibalik cerita
masa yang lalu bayang kaca
benci rindu merasuk kalbu
tak ada kata mengungkapkannya
Biar kata saling berpeluk
telaga berkumpul kalbu
tak senyawa
hancur dilautan kelam
biar membelai indah dalam puisi
Ada hasrat untuk memiliki
tetapi cinta dirundung sepi
catatan sekedar tulisan
dari rasa yang nyata