Powered By Blogger

Rabu, 18 Mei 2011

Kawanku Sendiri Tak Berkawan

Kawanku sendiri tak berkawan
disuasana hati tak bersahabat
ditikam waktu mengolok sesak meradang...
" ...Cahaya rembulan hilang, kepada siapa ku berharap? "

Kawanku sendiri tak berkawan
pada malam yang tak pernah diundang
pada sudut kelam...
" ...Aku hanya sendiri, terasa tajam belati menusuk hati, terhempas ku terjaga dari mimpi pada titik sepi. "

Kawanku sendiri tak berkawan
bahwasanya terasa bayang kemauan
membawa suara kata hati berambisi memiliki...
" Dahaga ku rasa kini, ketika hati rasa dan jiwa serta segala yang tersembunyi mulai bergetar. Bersama malam dan waktu yang mulai berlalu. "

Kawanku sendiri sampai nanti
menyedu kopi menghisap rokok menghembuskan harapan...
" Aku resah seperti ini, bait-bait kata mengasawi gerak hati. Kawan, keindahan berserakan diseret gelombang samudra. Kabut sunyi merayapi, bayangmu pergi melepas pertalian hati. Aku dibuat diam sinar matamu. Kenanganmu belum bisa ku lupakan.