Powered By Blogger

Sabtu, 26 Februari 2011

Buku Hitam


Buah tangan pemerasan keringat
dari sebrang kaki menyeret tulang
untuk siapa diri ini
untuk hidup yang dijalani
untuk penyesalan yang tak harus ada

Gores dari sudut kata digaris khatulistiwa
dari cerah matahari memulai hari
hingga hujan lebat dimalam gelap
terkumpul merapat dalam satu sampul

Catat cerita muasal mimpi
dari moral, akhlak hingga budi pekerti
dari penggembala domba hingga para politik negeri
dari yang membeku hingga terbakar panasnya api
dari yang pergi untuk merajai hari hingga lubang hewan tempat ku mati
dari pencetus ilmu hingga pendo'a kepada Ilahi

Simpankan meja untuk beradu
buku hitam catatan kosong
aksara jiwa diserut do'a
jika tinggal tetaplah bersamaku
puisi dan syair menunggu ditulis didadamu


( Purwodadi, 26.02.'11 )