Powered By Blogger

Minggu, 09 September 2012

Kemana ku berjalan
dimana ku berada
kesedihan seolah telah terpatri dalam hati
selalu saja ia mengikuti bayang matahari
juga mata bintang-bintang malam
tak ada tempat
tak pernah sempat mengelak
apa lagi bersembunyi
diamlah di sumber air mata

...
Tuhan mengapa ku habis kata-kata
mengapa hujan dari langit
ketika matahari kembali dari awan
mengapa mendung di balik purnama
ketika bintang selalu memandang

Tuhan Maha Tahu Engkau
hati ini tak pernah dusta
cinta ini Kehendak-Mu abadi
biarlah tak tertaut
redamlah duka hati melara