Powered By Blogger

Selasa, 22 Maret 2011

Bayanganmu nampak tak bisa ku sentuh


ntah kata apa yg mengikat jiwamu

sempat goyahkan hasrat rindu yg lalu

palingkan harapan hati yg bertanya-tanya

ku milikikah sesuatu yg ku genggam?



Ku hisap dalam rokokku

kepala yg mendongak menusuk langit

tak padamkan ujung mata api yg menyala

sejenak berkedip...



Harmonika menyumpal mulutmu

bernada tak berkata

seolah berteriak memanggil Tuhan

sadarkan hati...
 
 
Tiada senja dihati


nampak embun pagi didaun talas

mengerang ditepi helaian karang

menua mengerut kulit dahimu



Ada paduan suara menanti bersama melati

yang membelah tangisan diakhir parade

mengiringimu...