Apa yg harus di lakukan oleh jiwa yg sendiri, sedangkan rohnya menggembala air mata.
Pikirannya kalut, hati kusut seperti benang wol sisa sulaman.
Rindunya bernisan batu di taman pemakaman cinta.
Kesetiaannya ternoda oleh dusta kekasih yg mendua.
Esok pernikahan milik pembohong yg menganggap cinta itu buta.
...Dibawah megah pesta ada ia yg dieksekusi derita.
Hingga cinta baru dapat merasakan keberadaannya.