Angin datang keberanda
melewati celah-celah yang terbuka
lewat mata indra
merayap ke dada
ada daun yang bergoyang
melempar embun ke tanah
seperti benih yang murni
menulis puisi puisi
dengan kata sederhana
dengan bahasa sederhana
mengalir seperti air
berkobar seperti api
ada ranting jatuh
mengambang menjadi abu
pulanglah jingga-jingga
pergilah dengan pasti
matahari dan bintang
masih terasa sepi
dalam diam terkenang