Powered By Blogger

Kamis, 06 Desember 2012

Angin datang keberanda
melewati celah-celah yang terbuka
lewat mata indra
merayap ke dada

ada daun yang bergoyang
melempar embun ke tanah
seperti benih yang murni

menulis puisi puisi
dengan kata sederhana
dengan bahasa sederhana

mengalir seperti air
berkobar seperti api
ada ranting jatuh
mengambang menjadi abu

pulanglah jingga-jingga
pergilah dengan pasti
matahari dan bintang
masih terasa sepi
dalam diam terkenang