Powered By Blogger

Senin, 15 Oktober 2012

Masih tegarkah jiwa
bersembunyi dari hangat matahari
ditepi wajah langit
menyeret angin berarus
menjauhkan pandangan
tercekam pahitnya
di antara awan-awan yang berpencar
adakah keteduhan yang damai


...

 
Aku harus kemana, ku tak tahu
siang yang berjalan berakhir di ujung senja
namun senja tak bermega
sampai malam menelannya
malam yang gelap disambangi hujan
sampai badai berulang menghatam
memaksa meniduri air mata