Powered By Blogger

Minggu, 28 Oktober 2012

Mimpi berguling dijalan
keras bergetar
tanpa jantung
membuat air mata
tanpa air mata
dibalik kaca yang palsu
angin dibelah lari mendahului
menjaring malam yang terpapar

Hari semakin garang
dijejal kabut samar
tersingkir tanpa pegangan
diatas ban panas menggelinding
seperti melayang dalam samudera
sampai kapan nafas kan bertahan
tak ada guna menerka-nerka

malam mulai buas
kegelisahan menjadi gemuruh
hujan pecahkan dinding hati
karam diduka terdalam
fajar menanti