Powered By Blogger

Rabu, 17 Oktober 2012

Koran lama pembunngkus nasi
waktu siang jelang selesai waktu merebah

buaya dan cicak beradu berat
saling menjerit walau terlihat menjelimet
saling menyepit walau semakin rumit
semua menatap gelagat wajah mereka
ada yang tertawa terbahak-bahak
merekalah benalu
ada pula yang tertunduk lesu
...
merekalah para penggiat

koran lama robek
seperti hati mereka yang mereka robek sendiri
tak ingat ditanah mana mereka berdiri
tak rasakah mereka nurani yang bersaksi

koran lama putus
putuskan harapan
putuskan hak-hak yang seharusnya
disambung tawa mereka yang bercinta di atas coretan wajah bangsa

celaka...