Dalam pekatnya kopi ku masih tertulis nama mu
Wajah mu membayang tergambar pada asap rokok yg ku tiupkan ke udara, lalu lenyap...
Wajah mu membayang tergambar pada asap rokok yg ku tiupkan ke udara, lalu lenyap...
Angin yang bertiup tak bisa melepaskannya
Syair yg ku tulis pun tak mampu menggantikan...
Syair yg ku tulis pun tak mampu menggantikan...
Ntah apa yg harus ku perbuat?
Bangunkan aku yg bermimpi tentang mu,
Salahkan aku yg berharap pada mu,
Aku sepi, tanpa tutur sapa mu..
Aku sendiri, tanpa canda tawa mu..
Salahkan aku yg berharap pada mu,
Aku sepi, tanpa tutur sapa mu..
Aku sendiri, tanpa canda tawa mu..