"Maafkan..."
"AKu juga minta maaf, kata-kataku mati hari ini, aku tak bisa mewarnai maka resah hati menjelang mimpi, kepadamu
"Untuk jiwamu, untuk hidupmu, untuk cintamu, jika kamu lihat lebih dalam maka kamu akan tahu"
"Tenangkanlah, kembalikan pada awalannya"
"Jangan ciptakan kesunyian, sungguh sunyi.."
"menjelang tidur, mengais harapan, mengumpulkan kenangan"
"Jangan ciptakan kesunyian, sungguh sunyi.."
"menjelang tidur, mengais harapan, mengumpulkan kenangan"
"maafkan"
"biarlah kamu lelap kini, langit malam sudah tak ada bintang lagi"
"datanglah nanti, jemput aku lewat mimpi, ukir cinta ini"
...
"semoga.. kamu dengar nyanyianku, permohonan maafku, karna kilaf dan salahku"
"biarlah kamu lelap kini, langit malam sudah tak ada bintang lagi"
"datanglah nanti, jemput aku lewat mimpi, ukir cinta ini"
...
"semoga.. kamu dengar nyanyianku, permohonan maafku, karna kilaf dan salahku"
"tapi kilat sudah menyambar hati, akan retak jika kau pergi"
"coba kamu jilat ujung lidahku"
"aku merasakan kepedihan karena cintaku padamu"
"itu...
"aku merasakan kepedihan karena cintaku padamu"
"itu...
"dalam kesunyian, bawalah kasihmu padaku"
"harapanku tak kamu sadari, kenangan lama coba kamu tenggok kembali"