Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individuartis memilih sendiri peraturan dan parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. Sekalipun demikian, banyak seniman mendapat pengaruh dari orang lain masa lalu, dan juga beberapa garis pedoman sudah muncul untuk mengungkap gagasan tertentu lewat simbolisme dan bentuk (seperti bakung yang bermaksud kematian dan mawar merah yang bermaksud cinta).
Berbicara mengenai seni memang tidak akan ada habisnya, karena bisa dikatakan memiliki sebuah kedinamisan dalam ruangnya. Artinya, seni berkembang sesuai dengan pemikiran otak manusia, dan sesuai kehendak dari pencipta karya seni tersebut. Selain itu, seni merupakan suatu karya yang memiliki bentuk relativitas yang sangat tinggi. Walaupun sang seniman menciptakan sebuah karya dari pola pikirnya yang bersifat individual, tapi bisa berubah saat seni tersebut muncul di ruang publik. Terdapat bermacam-macam kepala manusia yang akan menghakimi (baca: menilai) atas karya seni tersebut.
SENI merupakan suatu hasil cipta, rasa, dan karsa dan wujud pengekspresian seseorang terhadap sesuatu. Kata SENI ini dikabarkan berasal dari kata SANI yang bermakna jiwa yang luhur/tulus. Dalam bahasa Inggris pun SENI disebut sebagai ART yang wujudnya berupa musik, lukisan, patung, batik, sastra, dll.
Adapun pengelompokan seni yaitu :
- Seni Suara, meliputi suara manusia dan suara alat musik baik modern maupun tradisional (gitar, angklung, piano, drum, dsb).
- Seni Rupa, meliputi seni lukis, seni pahat (patung), menggambar, membatik, dsb.
- Seni menulis sastra, meliputi puisi, cerita, novel, dsb.