Powered By Blogger

Rabu, 26 Mei 2010

puisiku puisimu
jiwaku jiwamu
cintaku untukmu..

secangkir tangis ku tenggak setiap hari,
...sepiring sepi makanan pagi,

kau pergi tinggalkan sekantong luka,
kau pergi tanpa sisa kabar..

dimana kau tanam hati ini?
di mana kau taruh cinta ini?

 

jejak kakimu
bagai potret buram yg menghantarkan perih
hingga tak kuasa
jiwa ini mengingatnya
pergilah...
sejauh yg kamu mampu
agar raga ini
tiada berhasrat untuk menemukannya

 

 

kau bakar angan yg ku tak mau
kau hadir lara yg ku tak ku pinta

sejuta kata tak bisa menghapusnya
sejuta mimpi tak mampu datangkanmu...

masih ada rasa di dalam dada
merajut lukaku menjadi satu cinta untukmu...

kasih.. dimana kau...
yg pernah ada
yg pernah bersama
yg pernah mencinta

jauh...
pergi
menghilang

bebaskan hatimu
merdekakan ragamu
damaikan jiwamu

untuk satu asa
untuk satu tempat
untuk satu kata

surga.....

satu ikat tali putus di ambang pintu
berlarian kumbang menggapainya

satu per satu tumbang oleh prilaku angin
kain putih di tebar di sudut ruang
tak sanggup mungkin untukku menatapnya
terlalu indah...
yg pergi biar kembali
menetes hitam di atas putih
menggores kayu rapuh di ujung hari