Powered By Blogger

Senin, 09 Februari 2009

Semoga malam ini indah, seumpama syair-syair pujangga sedang jatuh cinta
atau cahaya rembulan memadu asmaranya dgn bintang-bintang
Mungkin tak seperti mereka yg bercinta dimalam pertama
biar tercoret dengan sendirinya mata hati kepada kekasih
Ku berharap malam ini indah
seindah karya para seniman menorehkan imajinasi
seindah senja atau pelangi, walau sesaat

Rabu, 09 April 2008

Pantai mati cermin yg sepi
celoteh anak-anak berlarian tanpa alas kaki
cari gerimis, cari tawa disore hari
ku lihat keasyikannya, tak jua hapus rasa sunyi
...
Langit luas, ntah dmna ujungnya
laut lepas, gelombang menggelora spanjang asa
burung camar dan nelayan berdendang mrajut jala
ku leburkan, tak jua ku dapat nuansa asmara
...
kini rindu terus mengikuti detik-detik berjalan sebagaimana kau rasakan juga...
berlanjut dalam biduk melaju, merengkuh segala asa dan rasa...
langkah telah kita tetapkan dan berharap tiada prahara yang mampu membuat goyah...
meski kadang bisikan nurani mencuatkan kebimbangan dan keraguan yang tak perlu...
...
Asmara pada dasarnya permainan rasa ke-aku-an...
Asmara tidak pernah surut untuk tidak melawan...
Sesungguhnya asmara hanyalah lantunan kerinduan...
Dan asmara akan punah melebur bersama cinta dan ketulusan...

Jumat, 08 Februari 2008

Wahai air mengalir dengan segala sesuatu yg terkandung, ketahui lah tentang suatu pernyataan.
Wahai langit beserta apa-apa didalamnya, jadi saksilah tentang pengakuan sebuah hati.
Wahai bumi seisinya, catatan atau ukir kenyataan seonggok jiwa.

Rabu, 12 Desember 2007

Ku anggap dirinya selembar kain yang ku pakai saat ini
tipis membalut memutar di dada.
Ku anggap dirinya mawar cantik berduri
yang apabila ku tak hati-hati menyentuhnya maka terlukalah aku.
Ku anggap dirinya buku yang dimana senantiasa ku torehkan cerita keluh kesah dalam hidup ku kepadanya.
Ku anggap dirinya kekasih yang kadang ku nikmati kehangatan cintanya, tanpa harus melukai perasaannya.
Ku anggap dirinya bagian dari hidup ku walau dia pergi seperti kupu menyisakan jejak keindahan di dalam kenangan.

...

Tapi dia tidak tahu, disini aku seperti abu tertiup angin lalu kena hujan dan hanyut terbawa arus.
Tapi dia tidak tahu, kini aku seperti tanah yang tandus menunggu hujan turun di bawah batu hitam.
Tapi dia tak pernah tau, bagai mana ku menjaga perasaannya yang ku anggap bagian dari diri ku sendiri

Selasa, 20 Februari 2007

Sisi langit tak berbintang
pada intuisi mengungkap lewat pancaran mata
hanya saja bulan tergenang
pucat, putih hancur
...
Mata ingin terpejam mengantarkan ku diatas pembaringan
bersama rindu, yang menguap bersama asap ku
...
Kabut putih,

Semoga esok mentari bersinar garang
atau hujan sederasnya mengguyurku

Kamis, 09 Februari 2006

Jika seorang istri melaksanakan sholat lima waktu sehari,
Menjaga keseimbangan dan tetap percaya kepada suaminya,
Maka dia akan bebas masuk surga dari pintu mana saja yg ia kehendaki.
(Targhib Wa Attarhib)

Pada hari ini, ada kabar gembira untuk mu, yaitu surga. Yang mengalir sungai-sungai yg kamu kekal di dalamnya. Itulah keberuntungan yg banyak.
(Q.S Al-Hadid: 12)

Senin, 12 Desember 2005

Tidurlah kekasih yg hilang
bermimpilah bersamaku menyulam kebahagiaan
hingga bintang fajar muncul
kita nikmati dg kehangatan aku di peluk mu
biar ku kecup kening mu untuk terakhir kali
maka tinggalkanlah aku bersama mimpi mu yg abadi.

Rabu, 13 April 2005

Sedikit kau beri, terasa begitu menyakitkan


sedikit kau luap, terasa sangat menyedihkan

sedikit kau pancar, terasa sulit terhapuskan

Siapakah dirimu tak ku tau namamu

dari manakah asalmu datangmu tiba-tiba?

apakah maksut hatimu tak bisa ku mengartikan?

mengapa kau datang jika hanya untuk ciptakan perpisahan?

Rabu, 09 Februari 2005

Lukisan hati

Biar ku lukiskan
sebuah gambaran tentang hati
walau tak ku temukan
warna-warni diri
Sebuah lukisan hati
ku rangkaikan dalam diri
biar tak ku mengerti
apakah yg aku cari
Sebuah lukisan hati
kini bersemayam
didalam diri...

Dia kah ?
Keraguan seakan luruh dalam rekah senyumannya...
Kekakuan luluh dalam kehangatan sapaannya...
Kebisuan lenyap dalam binar matanya....

Jumat, 12 Desember 2003

 ‎"Hmmm..
Nikmatnya masakan ibu ku"

Saat hujan disiang hari
tak pernah surut aroma itu
terbang mengelilingi sanubari hati
serta kehangatan yg setiap org dambakan

Bukan hanya sekedar sentuhan
seperti induk kucing pd anak2nya
atau induk elang yg menjaga butir2 telur disangkarnya
Walau bagi mereka biasa
lebih dari biasa bagi ku

Sembah sujud sungkem
nyuwon pangapunten kalepetan sedayane dosa kulo

Minggu, 13 April 2003

Rangkaian mimpi

Rangkaian mimpi tercecer menjelang pagi


saat terjaga dengan mata mengaga terbuka

yg tak terasa hati lelah dalam selimut kebisuan

yg tak tau sampai mana kan dapati ujung akhirnya

yg dirasa sendiri ditikam sunyi berujung kerinduan

Sempatnya asap menanyakan api

tentangnya membakar diri sendiri

hingga adanya ia tak bisa buatnya kembali

Rabu, 05 Februari 2003

Shalekhah

Menatapnya menyejukkan qalbu
mendengar suaranya menghanyutkan batin
sesuatu, sebaik-baiknya keindahan
Bidadari surga
ibu dr anak2 yg mulia
istri yg meneguhkan jihad suami
penebar rahmat rumah tangga
chaya dunia akherat
Bagi seorang abdi Allah
penghias dunia
menutup aurat demi kehormatan
Al-qur'an didaulatkan
akhlak mulia dihadirkan
Skuntum mawar yg tegar
ditengah glombang khidupan

Jumat, 13 April 2001

Sendiri lagi

Sendiri lagi saat terbangun pagi


tanpamu yg pergi takkan lagi pernah kembali

ku yg sendiri tak ada yg menemani

saat kau putus semua janji-janji...

Tahukah kamu ku inginkan dirimu

dirimu yg buatku terbuai didalam cinta

tahukah kamu ku tak bisa tanpamu

tanpamu sempitkan luas duniaku...