laksana bintang berkilat cahaya
diatas langit hitam kelam
sinar berkilau cahya matamu
menembus aku ke jiwa dalam
gerimis mempercepat kelam
yang bangkit dari pundakku
desir hari berlari
menyinggung muram
membeku peluh hati
ibarat kolam ditengah belukar
berteriak tenang
membiarkan nyiur kedalam airku
hilang mimpi dalam kubur
senja kekecewaan dan putus asa
membuatku turut tersedu
meriak muka air kolam jiwa
dalam dada memerlu lagu
sepi menyanyi
menarik menari