Senja buatku lumpuh
berpayung hujan tak beralas kaki
pandangan gelap sempoyongan
tak ada sandaran tubuhku terkapar
Senja buatku buta
dihadapkan dinding hujan angin tebal
bagai benteng kejam beranak panah dan perisai baja
tertunduk ku menatapnya
Senja buatku sekarat
menghujam keras tombak kedadaku
berlumuran sesal jiwaku
berkucur padih ujung mataku
rasa yg tak akan hilang oleh waktu