Musnah pikir tentangmu
akhir senja tak bermega
hitam kelabu menghias namamu
sakit saat kau gigit hidungku
memanen luka yg tak kau sadari
...
asap membias wajah
jauh-jauh ku lempar
dalam-dalam ku telan
mual hati karnamu
sadarlah akan tingkahmu
rubahlah jadi kupu
dari ulat yg menggerogoti
buatlah jiwaku tenang memandang
membias wangi dari aroma yg kau sebar