Powered By Blogger

Senin, 20 Desember 2010

Angin malam dalam jalan
menusuk dada
menggetarkan kulit
rasa dingin hujan menyapa

...Angin malam bersanding
mengikuti
tanpa ampun

Angin malam teman
untuk terkasih
hantar pulang pergi
secuil pengorbanan
karna sayang

Angin malam di bawa hujan
menggelitik kaki
terseret cerita

Angin malam berlalu
sisa embun
atau hujan sekalipun
mentari bangun