Apa kabarmu, ku cari etimologi untuk menyampaikan rindu padamu.
Ku cari diantara tetes hujan, ketika intuisiku bersenggama diatas genangan.
Kamu hinggap dikenangan dan menangis.
Bulan sabit syahdu seperti senyummu menyakitkan.
Diantara
congkaknya hati merindumu mengenalkanku rasa sakit dan bahagia. Adakah
hak ku merindukanmu jika cintaku hanya kata-kata? Cinta telah lama mati
tetapi rindu menghidupkannya kembali.
Jumat, 04 April 2014
Jumat, 28 Februari 2014
Aku kehilangan
mungkin terbasuh bersama peluhmu ketika mandi
mungkin seseorang telah membakarnya dibawah laut
mungkin terbawa arus saraf-sarafmu
aku kehilangan
aku coba jadi malam
aku butuh sedikit darahmu
aku tak bisa melihatmu
bisakah kau pinjamkan sebelah matamu
Rabu, 12 Februari 2014
Tak ku temukan titik jemu kepadamu
tlah banyak ku ungkapkan rasa rindu
ku nyanyikan cinta untukmu
bening tatap matamu
lembut pesonamu
kau beri irama sunyi
bekukan nuansaku
ku panggil jiwaku
nyanyikan cinta untukmu
bergelembung bayangmu
warnanya berkilau dalam lamunan
Kamis, 06 Februari 2014
tak apa dirimu tak sempurna
hingga dunia terbalik
keluh kesah dimana-mana
ketika cinta datang
ia hanya melihat keindahan
dan ia pun tersenyum
juga lautan menampung segala
mencerminkan isi hati
tetaplah menari dikeruntuhan
segala sesuatu satu adanya
dan hanya melihat satu dihadapan cinta
Minggu, 26 Januari 2014
Cinta
dan rindu bisa saja menangis jika hati teriris. Cinta (seharusnya)
matahari menjadi keberkahan bagi perindu. Seperti udara tak berwujud
membuat bahagia penikmatnya.
Jumat, 17 Januari 2014
Mimpi yang membuahinya
menjadi rindu sepanjang waktu
masihkah ada waktu
untuk kau dan aku menjadi kita
Rabu, 08 Januari 2014
Mendung yang datang tutupi pancaran
terbiasa diam kudapati disekitar
ada gemuruh diruang benaku
ingin berbagi cerita walau sekilas mata
datanglah menjadi teman
kala batin merintih
dari lara yang tertahan tumbuhkanlah asa tersisa
sentuhlah ujung kuku agar terbagi rasa yang ada
bantulah bertahan, usah kawan berjarak menjauh
jadilah cahaya pemandu agar kita tak hilang arah berjalan
terbiasa diam kudapati disekitar
ada gemuruh diruang benaku
ingin berbagi cerita walau sekilas mata
datanglah menjadi teman
kala batin merintih
dari lara yang tertahan tumbuhkanlah asa tersisa
sentuhlah ujung kuku agar terbagi rasa yang ada
bantulah bertahan, usah kawan berjarak menjauh
jadilah cahaya pemandu agar kita tak hilang arah berjalan
Sabtu, 04 Januari 2014
Suaramu
hilang ditelan hari. Jejakmu tak berbekas disapu air yang turun dari
atap jerami. Hanya saja kenangan tentangmu tak hilang oleh suatu apapun,
kecuali Tuhan berkehendak lain.
Senin, 30 Desember 2013
Sebebas camar kau berteriak
setabah nelayan menembus badai
seiklas karang menunggu ombak
seperti lautan engkau bersikap
kesadaran adalah matahari
kesabaran adalah bumi
keberanian menjadi cakrawala
dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata
setabah nelayan menembus badai
seiklas karang menunggu ombak
seperti lautan engkau bersikap
kesadaran adalah matahari
kesabaran adalah bumi
keberanian menjadi cakrawala
dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata
Jumat, 04 Oktober 2013
Seperti malam datang membawa cerita
tanah menjadi panas ketika kaki menginjaknya
agaknya terbakar entah tak terasa
angin baluri sekujur tubuh menjadi dingin
terasa resah merintih dan berdo'a
rumput basah embun musim kemarau
persembahkan kehangatan dimata
walau hanya sekejap memandang
tak ada musim semi dari api yang menjilat-jilati langit
ku tanya mengapa
mungkin sebab aku tak punya apa-apa_
tanah menjadi panas ketika kaki menginjaknya
agaknya terbakar entah tak terasa
angin baluri sekujur tubuh menjadi dingin
terasa resah merintih dan berdo'a
rumput basah embun musim kemarau
persembahkan kehangatan dimata
walau hanya sekejap memandang
tak ada musim semi dari api yang menjilat-jilati langit
ku tanya mengapa
mungkin sebab aku tak punya apa-apa_
Minggu, 01 September 2013
Terjenuh kata tiada kiasan
kata yang sama berarak tak peduli
semakin murung bergelut dengan resah
membelah belah
mencari cari
datang kepadaku jangan tanya mengapa
dilangkah ini jangan pergi
sapa bulan tak buat nyeri
kau sendiri
kau tak sendiri
mengertilah apa didalam hati
sebaris kata kata semoga tak buat jemu
seseorang diantara gaduh suasana
wajahmu samar
bayangmu gelap
tak pernah malas jadi gelombang
hantam langit langit
membelah hati jadi luh
segudang kata masih terasa jauh bertutur menjadi guru
maaflah Tuhan ampuni aku_
kata yang sama berarak tak peduli
semakin murung bergelut dengan resah
membelah belah
mencari cari
datang kepadaku jangan tanya mengapa
dilangkah ini jangan pergi
sapa bulan tak buat nyeri
kau sendiri
kau tak sendiri
mengertilah apa didalam hati
sebaris kata kata semoga tak buat jemu
seseorang diantara gaduh suasana
wajahmu samar
bayangmu gelap
tak pernah malas jadi gelombang
hantam langit langit
membelah hati jadi luh
segudang kata masih terasa jauh bertutur menjadi guru
maaflah Tuhan ampuni aku_
Kamis, 25 Juli 2013
Fajar merekah
purnama bertahan
sedikit basah rumput sepanjang jalan
memancar terang
seolah menebar senyuman
purnama bertahan
sedikit basah rumput sepanjang jalan
memancar terang
seolah menebar senyuman
Selasa, 16 Juli 2013
Kenapa aku harus merindukannya?
Katakan padanya, aku akan mendatanginya.
Angin mengalun pelan pelan
bambu bambu berdansa
katak jangkrik disawah
dibawa angin suaranya
rumput rumput basah
berselimut embun butir butir
pengantin tunggu purnama
dimana ketika ayam jantan bangunkan pagi.
Katakan padanya, aku akan mendatanginya.
Angin mengalun pelan pelan
bambu bambu berdansa
katak jangkrik disawah
dibawa angin suaranya
rumput rumput basah
berselimut embun butir butir
pengantin tunggu purnama
dimana ketika ayam jantan bangunkan pagi.
Sabtu, 15 Juni 2013
Jomblo ngopi
rokok ditangan kiri
otaknya lari-lari
mencari mimpi
mencari inspirasi
coba buat puisi
jomblo masih gentayangan
coba cari hiburan
agar ngga ngerasa kesepian
jomblo berdo'a
kepada Yang Maha Kuasa
lekas diberi ketenangan jiwa
meski hati merana
dia minta bisa bersyukur dijauhkan dari dosa
jomblo memberi salam
untukmu yang menikmati malam
wa'alaikummussalam...
rokok ditangan kiri
otaknya lari-lari
mencari mimpi
mencari inspirasi
coba buat puisi
jomblo masih gentayangan
coba cari hiburan
agar ngga ngerasa kesepian
jomblo berdo'a
kepada Yang Maha Kuasa
lekas diberi ketenangan jiwa
meski hati merana
dia minta bisa bersyukur dijauhkan dari dosa
jomblo memberi salam
untukmu yang menikmati malam
wa'alaikummussalam...
Kamis, 06 Juni 2013
Rinduku merenangi peristiwa
bunga ditabur
tonggak ditancapkan
serupa musim berguguran
rindu mendekat perlahan
beringsut kepadamu dipalingkan
ku temukan didalam nadi jiwaku
dengan sebelah lengan dimataku
rinduku tak bisa bermimpi
melenggang pergi
lari takut bersembunyi
berakhir diujung waktu sia-sia
rindu menari kembali pulang
rindu sendiri kesepian
tak ditemukan wajah yang dirindui
percaya langit bumi ada
tiada rindu kan kembali merenangi lautan
bunga ditabur
tonggak ditancapkan
serupa musim berguguran
rindu mendekat perlahan
beringsut kepadamu dipalingkan
ku temukan didalam nadi jiwaku
dengan sebelah lengan dimataku
rinduku tak bisa bermimpi
melenggang pergi
lari takut bersembunyi
berakhir diujung waktu sia-sia
rindu menari kembali pulang
rindu sendiri kesepian
tak ditemukan wajah yang dirindui
percaya langit bumi ada
tiada rindu kan kembali merenangi lautan
Senin, 06 Mei 2013
Bila malam datang menghampiri
kubayangkan bintang sepertimu
bunga yang harum bagaikan aroma tubuhmu
pesta raya adalah senyum kecil bibir itu
yang menyirami pikiranku dengan cahaya
meski duka suka tumbuh diatas bumi
dibalik jendela tak ku lihat hujau dipematang
tercoreng hitam karena jejakku
disini dari jauh menjadi pilu
maafkan aku tak bisa menahan rindu
nyanyiannya merdu semakin menyiksa
biarlah jejak kata-kata ini ku ikuti
untukku jalan pulang nanti
—
kubayangkan bintang sepertimu
bunga yang harum bagaikan aroma tubuhmu
pesta raya adalah senyum kecil bibir itu
yang menyirami pikiranku dengan cahaya
meski duka suka tumbuh diatas bumi
dibalik jendela tak ku lihat hujau dipematang
tercoreng hitam karena jejakku
disini dari jauh menjadi pilu
maafkan aku tak bisa menahan rindu
nyanyiannya merdu semakin menyiksa
biarlah jejak kata-kata ini ku ikuti
untukku jalan pulang nanti
Jumat, 03 Mei 2013
Memikirkan dan merangkai kata ketika waktu kosong
yang biasa juga sederhana tak begitu luar biasa indahnya
untuk yang tercinta jiwanya luka
untuk yang terkasih entah dimana berada
untuk yang membaca damai sejahtera
akalku bernyanyi dibawah hujan
pikirku menari di atas awan
terpisah dari ramai
wajah murung didadaku
tak hingar tangismu
atau tuli telingaku
yang tercinta berontak dicemooh
menjadi terbuang tetapkan hati
yang terkasih dadanya bergetar memenangi air mata
ada do'a untukmu
yang membaca bola matanya hitam
tolong maafkan aku
yang biasa juga sederhana tak begitu luar biasa indahnya
untuk yang tercinta jiwanya luka
untuk yang terkasih entah dimana berada
untuk yang membaca damai sejahtera
akalku bernyanyi dibawah hujan
pikirku menari di atas awan
terpisah dari ramai
wajah murung didadaku
tak hingar tangismu
atau tuli telingaku
yang tercinta berontak dicemooh
menjadi terbuang tetapkan hati
yang terkasih dadanya bergetar memenangi air mata
ada do'a untukmu
yang membaca bola matanya hitam
tolong maafkan aku
Minggu, 21 April 2013
Matanya membara
wajahnya legam
menyetubuhi waktu
mulutnya tak bisa bicara
mungkin telah kalah
apalah kata mereka
jerit dan keringat seperti tak pasti
malam telah pergi
fajar menjelang pagi
bulan bintang t'lah pulang
ucapkan salam embun pagi
batas yang dinanti tak berbatas
akhir yang ditunggu tak juga berakhir
waktu masih berpacu maki angin pagi
wajahnya legam
menyetubuhi waktu
mulutnya tak bisa bicara
mungkin telah kalah
apalah kata mereka
jerit dan keringat seperti tak pasti
malam telah pergi
fajar menjelang pagi
bulan bintang t'lah pulang
ucapkan salam embun pagi
batas yang dinanti tak berbatas
akhir yang ditunggu tak juga berakhir
waktu masih berpacu maki angin pagi
Rabu, 10 April 2013
Dalam ku mencari untuk mengerti
jejak-jejak ini masih ada disini
aku tak tahu apakah pasti
masih saja tak ku pahami
suara angin yang antarkanmu disini
turunkan wajah bulan dalam jiwa
bintang-bintang menyimpan kenangan
membuat tak bisa bicara
jejak-jejak ini masih ada disini
aku tak tahu apakah pasti
masih saja tak ku pahami
suara angin yang antarkanmu disini
turunkan wajah bulan dalam jiwa
bintang-bintang menyimpan kenangan
membuat tak bisa bicara
Minggu, 07 April 2013
Mungkin malam belum menemukan bulan
tapi bukalah matamu sebab disana ku temukan bintang
meski gelap buramkan wajahmu
senyummu lembut tak menyakitkan
mungkin langit malam turunkan hujan
tapi katakanlah apa yang harus dikatakan
meski tertikam gamblang
matamu merah kerap merintih kerap menjerit
tapi bukalah matamu sebab disana ku temukan bintang
meski gelap buramkan wajahmu
senyummu lembut tak menyakitkan
mungkin langit malam turunkan hujan
tapi katakanlah apa yang harus dikatakan
meski tertikam gamblang
matamu merah kerap merintih kerap menjerit
Langganan:
Postingan (Atom)