Powered By Blogger

Jumat, 03 Mei 2013

Memikirkan dan merangkai kata ketika waktu kosong
yang biasa juga sederhana tak begitu luar biasa indahnya
untuk yang tercinta jiwanya luka
untuk yang terkasih entah dimana berada
untuk yang membaca damai sejahtera

akalku bernyanyi dibawah hujan
pikirku menari di atas awan
terpisah dari ramai
wajah murung didadaku
tak hingar tangismu
atau tuli telingaku

yang tercinta berontak dicemooh
menjadi terbuang tetapkan hati
yang terkasih dadanya bergetar memenangi air mata
ada do'a untukmu
yang membaca bola matanya hitam
tolong maafkan aku