Powered By Blogger

Sabtu, 31 Maret 2012

Samudera mu begitu luas
dari tepi pantai tak berujung
kura-kura bebas menyelami kedalaman
kepiting enggan jatuh pada lubang yang salah


Samudera mu berombak
menengok ketika air surut
tenggelam kabar ketika pasang
risau camar tanpa kabar

Kamis, 29 Maret 2012

Seharusnya ku tak tanyakan
suburnya bunga dihatimu tertanam
benih siapa, masih tanda tanya
ilalang ku tumbuh percuma
kering dimusim sehari

Pucuk-pucuk mimpi terpendam
seperti terasing
tak indah ragat hatiku

Senin, 26 Maret 2012

jika siang panasnya mentari hanguskan hati
tak ada lelah...
hingga nyaris tiada jumpa keteduhan

bahwa memang aku pengecut
kepadamu wanita idaman

wajah menggelap tergoda rindu
pada bibir bararoma bunga-bunga
memerah mega cakrawala
dari titik lingkar mata yang hitam

jika hujan timbul putus asa
angin membuat bergelombang
karang tenang...
berdo'a biar tetap bersabar — di Tugu Jogja.

Minggu, 25 Maret 2012

Sesungging menengadah kepada mu
tak perlu hiburan pembalasan
simak saja pengajuan tak dianggap

acuh impian palsu

ikuti terani untuk orang tua mu

ini rasa...

ku tahu atau kau tak tahu

Sabtu, 17 Maret 2012

Bayang bertabur gelombang rindu
semakin sulit merayapi hati
angin membisu tentang pertalian

terbayang bayang-bayang hilang
terpisah
melupakan
memeluk pagi..

Senin, 12 Maret 2012

mega hitam menutup hari ini
jelas wajah murung dari kata yang sama
kedengarannya biasa
datang dan pergi melewati jalan yang sama

awan berarak tak tenang
akar sekuatnya mencengkram bumi takut tumbang
bodoh tak mengerti
mengusap hati...
murung disamping gelunggung

cerahnya hari kosong tak terisi
wajah penuh degan lamunan
tembus pandang seperti bersayap
tertelan semua masa lalu
hitam biru ku tetap berdiri

Minggu, 11 Maret 2012

dekat tong sampah dengan nyamuk-nyamuk nakal
lidah serasa dihantam merambat kerongkongan terbakar

dekat bunga trotoar arah jalan menunjuk tak tentu
dipersimpangan terjebak kemacetan

sekaleng minuman memanjakan
serasa terbuai dibuat melayang
terhisap dalam-dalam
tertawa... lepaskan beban

selamat malam pecundang
salam sejahtera dalam kedamaian

Rabu, 07 Maret 2012

Langkah yang ku bawa hanya wajah berisi lamunan
dari deretan rumah yang tak terbuka pintunya
dengan lampu-lampu berkedip menggoda
dibalik dinding tak terlihat wajahnya

Derap hujan terurai membuntuti
mendengar rasa lapar nasib ku
terus kapan sekejap datang cintanya?

Awan menelan matahari ketika pagi
segar perawan melintas dengan pesona
punah harapan ku dalam kesakitan
semangat langkah ku dibuat bosan
impian sederhana ku pikir akan berakhir

Tak perlu diketuk
sudah tahu tak pernah terbuka
...ada badai mungkin didalamnya

Selasa, 06 Maret 2012

Malam tinggi jauh impian
Terasa tertahan didada
Lambat pucat hitam gelap
Jauhkan suara tenggelam

Menyendiri lepas dari pangkuan
Jatuh keras siapa peduli
Sakitnya sampai kedalam
Tak terdengar itu pasti

Diujung daun mengkilap butiran cinta
Barangkali rindu yang mengambang diatas mimpi
Biar datang kehati
Tak ada yang ku punya

Minggu, 04 Maret 2012

Disetiap kegelapan pasti ada titik terang
disetiap doa pasti ada jawaban
disetiap kesukaran akan ada kemudahan
dan disetiap ketidak mungkinan pasti ada keajaiban.
Bertahanlah, bersabarlah duhai jiwa ku
kelak, diwaktu yg tepat pasti kau kan dapatkan bahagiamu....

Selasa, 28 Februari 2012

Jangan salahkan aku mencintai mu
bagai bumi dan langit, pemisahan yang tak mungkin menyatu
walau besar hasrat untuk memiliki
kemampuan ku hanya sebatas mimpi
dengan cinta yang benar adanya
adakah kehendak cinta kembali memantul kepada ku?

Jangan salahkan aku menyayangi mu
entah rasa dari mana aku dapatkan yang seperti ini
rasa yang jauh berbeda dari coklat atau strawberry
bukan maksud menyamakan dengan isi roti
tapi ini lah yang sebenarnya dari hati

Jangan salahkan aku merindukan mu
ketika ku mencintai cinta mu
ketika ku menyayangi perasaan dihati mu
salahkah aku?

Kamis, 23 Februari 2012

Terbawa Angin

ada masa-masa sulit yang harus di lewati
kesedihan menggetarkan hati
hingga air mata menjadi satu-satunya tempat peraduan


segalanya terasa salah
ketika telah jatuh kebawah
tak ada yang harus disalahkan
sebab ini adalah pilihan


melihat derasnya hujan turun dari langit dibawa angin
membuatku takut untuk beranjak
rasa ragu terkadang urungkan hasrat
bayang nurani terlunta-lunta menghantui
mengerut dahi sabarkan hati


senja mulai beranjak
air laut muai pasang
setidaknya mata hari esok kembali terbit
biar entah entah akankemana angin akan membawa



Minggu, 12 Februari 2012

baginya mencari apa makna dalam kehidupannya
dibagian muka bumi dalam berkehidupan
intas batas ada dalam diri
menentukan yang terbaik untuk menjadi pilihan
mengingat-ingat, apapun itu adalah pilihan
pilihan tanpa tekanan, tanpa suruhan, tanpa bayaran
tiada terkurang ajan pilihan yang akan terjadi
dari pengamatan dan cinta
terdiam, sedih, pilu, dan kembali merenung...

Situs.co - News Aggregator: 7 Dokumentasi Perbudakan Anak dari Berbagai Belaha...

Situs.co - News Aggregator: 7 Dokumentasi Perbudakan Anak dari Berbagai Belaha...: 1. Pabrik batu bata Karkhla, Pakistan Farras Khan Shinwari, bekerja bersama kedua saudaranya di pabrik batu bata Karkhla 15 km timur Peshawa...

Kamis, 09 Februari 2012

Dalam kedamaian ku hisap dalam-dalam
kenikmatan bersandar didinding tua
bising nyanyian alam menjadi sajian
untuk jiwa yang terasa lapar

Menelusuri tanjakan bukit kecil
sedikit bunga liar disamping tembok batu yang menjadi pembatas
menjadi pemandangan yang biasa

Lelah hari ku disini
lamunan tak dapat menyelesaikan
ketika mata melihat terasa buram pada hembusan angin malam

 

Senin, 06 Februari 2012

Sendiri bertemankan malam yang sepi
terasa jauh tatapan cahaya bulan
sinarnya bermandikan curahan isi hati

Suka duka sejalan di air sungai
terasa terbiasa... walau mendung sampai ke Jogja

Pemikiran terkadang berlawanan dengan haluan
sang bayu dibanding telapak tangan mu
hakikat kilaunya tak sama

Semoga tersampaikan...

Sabtu, 04 Februari 2012

Jalan ini tak selalu sesuai dengan keinginan
dari mata ini bermuara merebah didalam hati

Ketika masa tak selalu berulang-ulang
mungkin hanya ingatan persiapan dari rencana yang gagal

Entah mengapa siang malam yang selalu berubah-ubah
silaunya matahari memaksa untuk mengakhiri sebuah pesta diakhir purnama
 

Selasa, 31 Januari 2012

foto'


Rimba dalam sekawan bagai orang gila di tepi sungai. Menunggu rakit penyebrangan di atas batu hitam. Tak luput dari dosa.
andai ada waktu sekejap memandang
sebelum ku tenggelamkan rsa sebenarnya
atau mungkin salah jika ku bermimpi
membujuk mu tinggal dari hati terdalam

tiada mudah ku lupa puing-puing kenangan
tiada mudah ku ayunkan kaki lepaskan lamunan

mungkin suatu saat nanti hampa hati begitu terasa
diam terpaku, ketiadaan indah senyuman ku temukan diwajahmu

andai masih ada rindu ini mengisi jiwa
dengannya ku hadirkan tanya
sampai kapan lelah ku menunggu...
andai kau slalu hadir dan temani aku