mega hitam menutup hari ini
jelas wajah murung dari kata yang sama
kedengarannya biasa
datang dan pergi melewati jalan yang sama
awan berarak tak tenang
akar sekuatnya mencengkram bumi takut tumbang
bodoh tak mengerti
mengusap hati...
murung disamping gelunggung
cerahnya hari kosong tak terisi
wajah penuh degan lamunan
tembus pandang seperti bersayap
tertelan semua masa lalu
hitam biru ku tetap berdiri