Rangkaian mimpi tercecer menjelang pagi
saat terjaga dengan mata mengaga terbuka
yg tak terasa hati lelah dalam selimut kebisuan
yg tak tau sampai mana kan dapati ujung akhirnya
yg dirasa sendiri ditikam sunyi berujung kerinduan
Sempatnya asap menanyakan api
tentangnya membakar diri sendiri
hingga adanya ia tak bisa buatnya kembali
Minggu, 13 April 2003
Rabu, 05 Februari 2003
Shalekhah
Menatapnya menyejukkan qalbu
mendengar suaranya menghanyutkan batin
sesuatu, sebaik-baiknya keindahan
Bidadari surga
ibu dr anak2 yg mulia
istri yg meneguhkan jihad suami
penebar rahmat rumah tangga
chaya dunia akherat
Bagi seorang abdi Allah
penghias dunia
menutup aurat demi kehormatan
Al-qur'an didaulatkan
akhlak mulia dihadirkan
Skuntum mawar yg tegar
ditengah glombang khidupan
mendengar suaranya menghanyutkan batin
sesuatu, sebaik-baiknya keindahan
Bidadari surga
ibu dr anak2 yg mulia
istri yg meneguhkan jihad suami
penebar rahmat rumah tangga
chaya dunia akherat
Bagi seorang abdi Allah
penghias dunia
menutup aurat demi kehormatan
Al-qur'an didaulatkan
akhlak mulia dihadirkan
Skuntum mawar yg tegar
ditengah glombang khidupan
Jumat, 13 April 2001
Sendiri lagi
Sendiri lagi saat terbangun pagi
tanpamu yg pergi takkan lagi pernah kembali
ku yg sendiri tak ada yg menemani
saat kau putus semua janji-janji...
Tahukah kamu ku inginkan dirimu
dirimu yg buatku terbuai didalam cinta
tahukah kamu ku tak bisa tanpamu
tanpamu sempitkan luas duniaku...
tanpamu yg pergi takkan lagi pernah kembali
ku yg sendiri tak ada yg menemani
saat kau putus semua janji-janji...
Tahukah kamu ku inginkan dirimu
dirimu yg buatku terbuai didalam cinta
tahukah kamu ku tak bisa tanpamu
tanpamu sempitkan luas duniaku...
Langganan:
Postingan (Atom)