Powered By Blogger

Kamis, 03 Januari 2013

Gelap petang kembali membayang
gemericik deru suara hujan
riang bersautan
berbaur dengan jerit hati kesepian
di alur tembang duka tak berkesudahan
basah menari sendiri
dalam sepi

bulir hujan berkilat tajam
dengan jerit pelengkap simponi
mengurai bau harum alami
melepas gaun ketika cahaya menjadi pelurus hati

walau samar adalah kenyataan
impian tak lagi menyilaukan
hujan berarak menyanyi lagi
mengulang irama tari
mengendap wangi kedalam hati