Powered By Blogger

Selasa, 10 April 2012

Matahari mengintai dibalik jendela bus kota
yang sesekali hilang dibalik pohon-pohon
sorotnya tajam dibaris-baris warna kelam

Roda jalanan ngebut diperjalanan
mengggilas waktu yang mulai sombong
nyiur angin membuat uapanku ngantuk
dengan bimbang dihati berjalan sendiri

Tabir mulai gelap ketika ku temui yang tak pasti
disimpang jalan diakhir pemberhentian

Sampah dan debu menjadi lagu
bangkai tercium busuk
tentu saja menjadi surganya surga
bagi mereka yang tak tahu