Powered By Blogger

Sabtu, 25 September 2010

Jika malam jadi utaian jiwa

maka mata serasa tenggalam di lautan kelam
jalan yang panjang nanar untuk di tatap
banyak kisah jadi kenangan yang masih melekat
yang menangis pergi mencari mimpi tentang arti perjalanan ini

Jika malam ini menjadi untaian jiwa.. Kupastikan malam ku akan tetap gelap,pekat dan tak berbintang.. Yah,seperti jiwaku yang diselimuti luka karena sebuah penantian akan rindunya..

maka bisu mulut tiada kata
ada titik hitam di atas putih
bunga yang kemarin mekar kini layu
yang datang lalu pergi menyisakan kenangan
dulu pergi kini kembali seharusnya
 malaikat tidak datang menemani aku
nyanyianku tak merdu jadinya di dengar
syairku kumuh terbuang sia sia
rinduku tak lagi di pungut si penyakit hati
bunga bertaburan di angan angan, hanya mimpi

bumiku padam amblas di telan keheningan
pandangan yang melayang menembus cahaya di ambang pintu syurga,(jika)

Ah,kau tahu mengapa malaikatmu tdk Menemanimu? Bkn krn ia terlalu sibuk ataupun syairmu yg tak berirama.. Tapi ia malu menampakkan dirinya.. Mengapa ia tak mampu memungut sisa-sisa kepedihan di hatimu..