Syair ini
mencari bunga
Di belantara tertutup rimba
Wanginya tak jauh berkelana
Rimbanya tak bernama
Kata - kataku mengembara
Di antara bait rimbanya
Kalau kelu tersandung jua
Hingga bibir sembunyi makna
Bait - baitku butuh seabad
Untuk sampai pada tekad
Mencari sebuah wujud
Pada mekar bunga sejagad
Kularik banyak pena
Penuh tinta kayu cendana
Tuk mematri setiap kata
Pada jejak - jejak bunga
Dimanakah dirimu tirani
Yang membawaku jauh kesini
Aku tak tahu jalan kembali
Seribu petang kulalui
"Wahai bunga penuh seri
mengapa engkau harus sembunyi?
Lelah langkah menutup mati
seribu petang kumencari".