Minggu, 28 Agustus 2011
Kamis, 25 Agustus 2011
Pada Kesendirian
Sejenak teringat dengan angin yang sering berhembus di tanah subur dan masih tersimpan di hati dan membeku menjadi impian-impian yang tiap hari mencoba untuk dikekalkan.Angin yang datang tanpa diminta, hembusan yang datang bukan untuk menerima, tapi memberi pada apa yg dikehendaki. Hingga ku rasa larut dalam kesendirian.
Selasa, 23 Agustus 2011
Kupu Terbang
Satu diantaranya tak ada yg berbeda
Yang lain pun tetap sama
Ulat telah masuk kedalam kepompong
Segera ditarik keluar untuk kupu-kupu
Terbang kemudian tak kembali untuk kepompong
Rabu, 17 Agustus 2011
Bebas
Harus bagaimana ku menafsirkan, bulan hanya menopang cahaya
Ketika burung mencari makan, dilupakanlah mimpi yang semalam
tak semua terlihat berbeda, dirasa lidah sama berbeda aroma
seumpama bunga yang ditabur, suguhkan untuk orang mati
burung camar turun lekas dari pangkuan
melihat mega akan hitam mungkin gelap
datang rintik hujan bersama sebuah bayang
menjelma menjadi aku yang tertawa, bebas berteriak
Sabtu, 06 Agustus 2011
Filosofi JAWA
Filosofi JAWA
Memahami Filosofi Leluhur Jawa
Eling kudu tansah semende marang pepesten.
Eling kudu tansah pasrah ing Allah.
Eling kudu rumangsa mung dadi titah.
Eling kudu rumangsa saderma nglakoni.
Eling kudu tansah sabar narima. Narimo ing pandum.
Eling kudu tansah lila legawa, bisa gawe seneng atine liyan.
Eling kudu mulat salira/tepa slira.
Eling kudu welas asih ing sapada - pada, nguwongke wong.
Eling kudu bisa ngregani marang liyan, sumanak lan sumadulur.
Eling kudu ngerti lan tansah nganggo tata krama, tata susila, unggah ungguh, tata basa.
Eling kudu tata, tangguh, tanggap, tanggon, alon - alon waton klakon.
Eling kudu taberi, nastiti, ngati - ati, tlaten.
Eling kudu tansah ngugemi janji, ora mencla - mencle.
Eling kudu seneng tetulung, seneng dedana marang kang merlokake.
Eling aja nganti lali marang Gusti Allahe.
Eling aja gawe seriking liyan.
Eling aja kumentus, umuk, keminter, arep menange dewe.
Eling aja dumeh, sumakeyan, adigang, adigung, adiguna.
Eling aja nguthuh, mbeguguk nguta waton, srakah, dremba, kemaruk, aluamah, ngangah angah, ngaji mumpung.
Eling aja gampangan, gumunan, bingungan, gampang gumuyu.
Eling aja ngaya, ngangsa, nggresula.
Eling aja kurang ajar, dahwen, juweh, drengki, srei, jahil metakil.
Eling aja ma lima, madat, main, madon, mangan, maling.
Eling aja nganti kliwatan seneng, kliwatan susah utawa samubarang kang kliwat wates.
Eling aja gawe kapitunaning liyan, clemer, colong jupuk, laku juti, ngapusi.
Eling aja grusa - grusu, aja briga brigi, ngawur.
Eling aja dadi tukang goroh, cidra janji, ngapusi, mlincur.
Eling sing sapa ngapusi bakal kaweleh.
Eling wong urip bakal mati.
Eling sing sapa nandur bakal ngunduh.
Eling sing sapa salah mesti bakal seleh, sing goroh growah.
Eling sing becik bakal ketitik sing ala ketara.
Eling wong urip kudu samad sinamadan.
Eling jer basuki mawa beya.
Kamis, 04 Agustus 2011
Tak Selamanya Ada
Antaramu memilih
bukan darimu memilih
ada pilihanmu
untukmu memilih
diantara pilihan
pilihlah untukmu
diantara pilihanmu
jawaban dari pilihanmu
bukan darimu memilih
ada pilihanmu
untukmu memilih
diantara pilihan
pilihlah untukmu
diantara pilihanmu
jawaban dari pilihanmu
Rabu, 03 Agustus 2011
Siaga
Ucap selamat malam, ketika mahkota bunga menguncup.
Ucap lelaplah, ketika embun lumuri rerumputan.
Ucap bermimpilah, ketika tiada lagi tempat tuk disinggahi.
Maka, tunggulah musim semi tiba.
Maka, tunggulah sang surya menampakan cahaya.
Maka tetaplah tersenyum, ketika kalimatku tiada lagi terbaca.
Lupakanlah jika tak berarti, ketika yang baru membuat arti.Tinggalah menutup mata, ketika senyap mulai terasa.
Selasa, 02 Agustus 2011
Senin, 01 Agustus 2011
Jumat, 29 Juli 2011
Mimpi Kecil
tiap malam
sebelum terpejam
aku selalu meminta pada Tuhan
kau tahu apa yang ku minta?
mimpi kecil, hanya mimpi kecil
tak bosan aku memintanya
meski lamat-lamat
aku selalu berbisik
meminta hal yang sama setiap hari
aku yakin, jika sungguh2 memintanya
Tuhan pasti akan mengabulkan
mimpi kecil
hanya mimpi kecil
tak sempurnapun tak apa
sebelum terpejam
aku selalu meminta pada Tuhan
kau tahu apa yang ku minta?
mimpi kecil, hanya mimpi kecil
tak bosan aku memintanya
meski lamat-lamat
aku selalu berbisik
meminta hal yang sama setiap hari
aku yakin, jika sungguh2 memintanya
Tuhan pasti akan mengabulkan
mimpi kecil
hanya mimpi kecil
tak sempurnapun tak apa
Sabtu, 23 Juli 2011
Sebuah Jalan
Mungkin kita masih berjalan beriringan
tetapi tanganmu sudah terlanjur lepas dari genggaman
jalan ini masih panjang
terlalu panjang
hingga aku tak yakin apakah nanti kita akan bertemu
di ujung jalan yang masih belum kelihatan juga sampai sekarang
Terkadang aku takut tak punya cukup waktu untuk sampai ke sana
dari tempatku berdiri, aku masih bisa melihatmu
melangkah pelan di kejauhan
langkah berat
tetapi kamu telah memutuskan untuk tidak berhenti
Aku seperti ingin mengabadikanmu pada momen itu
hingga aku tak akan merasa terlalu kehilangan
tapi memotret punggungmu yang menjauh adalah sesuatu yang terlalu sepi
aku tak ingin menorehkan ingatan tentang perpisahan
ketika melihatnya kembali di kemudian hari
kita adalah serupa gramofon tua dan piringan hitam
yang sedih yang terus memutar suara-suara dari masa lalu
yang hanya akan tetap berputar selama kita meletakkan jarum di atas piringannya
tetapi tanganmu sudah terlanjur lepas dari genggaman
jalan ini masih panjang
terlalu panjang
hingga aku tak yakin apakah nanti kita akan bertemu
di ujung jalan yang masih belum kelihatan juga sampai sekarang
Terkadang aku takut tak punya cukup waktu untuk sampai ke sana
dari tempatku berdiri, aku masih bisa melihatmu
melangkah pelan di kejauhan
langkah berat
tetapi kamu telah memutuskan untuk tidak berhenti
Aku seperti ingin mengabadikanmu pada momen itu
hingga aku tak akan merasa terlalu kehilangan
tapi memotret punggungmu yang menjauh adalah sesuatu yang terlalu sepi
aku tak ingin menorehkan ingatan tentang perpisahan
ketika melihatnya kembali di kemudian hari
kita adalah serupa gramofon tua dan piringan hitam
yang sedih yang terus memutar suara-suara dari masa lalu
yang hanya akan tetap berputar selama kita meletakkan jarum di atas piringannya
Senin, 18 Juli 2011
Tanpa Judul
Matahari tenggelam,
dengan harapan bintangkan bersinar.
Surut mega,
dipucuk bambu bergoyang.
Malam bersahaja,
tutur angin menyapa.
Satu titik,
sama serta bertatap mata.
Disamping kosong,
buta.
dengan harapan bintangkan bersinar.
Surut mega,
dipucuk bambu bergoyang.
Malam bersahaja,
tutur angin menyapa.
Satu titik,
sama serta bertatap mata.
Disamping kosong,
buta.
Minggu, 17 Juli 2011
Putar Balik
Awan begitu putih
dan langit tak begitu indah.
Sajak berkhayal
gerimis mengundang dimusim kemarau.
Bintang tak nampak
rasa-rasanya bulan redup ditikam mati.
Gurat mata tipis menggaris
dan pandang kabur halusinasi.
Rasa berdendang
memaksa lidah menelan kepahitan.
Bahasa mimpi setiba malam
mengerang sakit mengusap kesedihan.
Menunggu berlabuh
harapan pecah menabrak karang.
Opini berkata
diputar kenyataan.
Tiada akhir cerita
riwayatnya bertulis derita.
dan langit tak begitu indah.
Sajak berkhayal
gerimis mengundang dimusim kemarau.
Bintang tak nampak
rasa-rasanya bulan redup ditikam mati.
Gurat mata tipis menggaris
dan pandang kabur halusinasi.
Rasa berdendang
memaksa lidah menelan kepahitan.
Bahasa mimpi setiba malam
mengerang sakit mengusap kesedihan.
Menunggu berlabuh
harapan pecah menabrak karang.
Opini berkata
diputar kenyataan.
Tiada akhir cerita
riwayatnya bertulis derita.
Jumat, 15 Juli 2011
Keruh ing ati
Ono wengi dadi keruh ananing ati
cahya mbulan tumibo ono pelataran
lintang ora ono ketingal pucuk wernane
gawe sepi ora ono rerencangan
ono ratan jiwa keluntang-lantung
keroso gunjang-ganjing koyok peperangan
timibo sekar melati
ora gawe merak ing ati
Kamis, 14 Juli 2011
Kabar Malam
Kabar malam begitu kelam
serasa ditikam sunyi yang mencakam
tiada langit menggambarkan
imajinasi hati dibuainya bungkam
Tiada terlihat isyarat
rasa rindu lama tersirat
terbalut sukma jiwa yang sekarat
Kemana harus mengadu?...
Ucap bahasa hanya kiasan
ketika rasa tiada bertempat
sekedar pelampiasan kata-kata
Selasa, 12 Juli 2011
Kangen
Adem suwong lan sepi
keroso rumasuk sak jroning ati
hawa bengi tambah ndalu
ing langit katon mbulan kang sajak gemuyu
weruh aku sing lagi rindu
marang wewadon kang dudu nduwekku
oh... angin bengi
kandakno wewuyungku iki
marang dewek'e sing tak kangeni
Senin, 11 Juli 2011
Sabtu, 09 Juli 2011
Syukur Ihklas
Pandang jauh sejauh mata melihat
melentur batin melesat bagai anak panah
terbang melayang menuju titik kehidupan
menggapai tangan bintang penerang
yang hilang tanpa ingatan
ikut tenggelam dalam kelarutan
bungkam senyum kebahagiaan
digilir air mata jerit tangisan
dalam hitungan
jatuh gugur daun menguning
dari hitungan detik
hingga hembus nafas mulai tersendat
tak sadarkah nikmatnya
syukur-syukur Alhamdulillah
hati bersabar dan ihklas
syukur-syukur Alhamdulillah
tetapan iman dan istiqomah
syukur-syukur Alhamdulillah
segala nikmat dan hidayah
segala puji bagi-Nya
pemilik hidup mati semesta
Jumat, 08 Juli 2011
Modal-Madil
modal-madul koyok gunung mabul
puniko wernanipun projo ati
naliko midangetake pangucape
gawe semrawut
ora elok rerupo
yen awan ora mangan
yen bengi ora turu
gawe gegunjing jiwo
mbingungake...
ora ono bebasan
utowo pangucap sing gawe pangerti ning ati
atine wong sopo sing ngerti
Rabu, 06 Juli 2011
Berhayal
Menunggu waktu berlalu
mainkan mimpi disejuta angan tentangmu
diiringi malam kelabu
membasuh jiwa ragaku
dalam getir pahitnya coba hidupmu aku
Kekasih hayalan...
ada duka berselimut senyuman
terik samar sabit rembulan
mencoba menggapai angan-angan
didalam mimpi biarkan rasa ini bahagia
ataukah biar berlalu bersama waktu
Langganan:
Postingan (Atom)