Powered By Blogger

Minggu, 12 Oktober 2014

Syair itu lembut. Rasa perasaan merasakan. Seperti Nadzom dengan rama dan irama. Seperti seribu ayat Alfiyah yang tersusun. Penbaca syair adalah Deklamator. Seperti shalawatan atau burdahan. Dengab syair kita ungkapkan cinta. Dengan syair kita harapkan syafa'at. Syair yang kita baca dengan rasa, juga dipahami dengan akal. Syair, semoga bisa dirasa dan dirumangsa.