Tak cukup bagiku melihat lukisan wajahmu.
Kalau tak menjadi atap bagi tidurmu yang tersenyum,
kemana lagi pulangku malam ini, Kekasih...
"Hidup itu mengolah keluhan menjadi senandung, Senandung penyemangat untuk bertahan dan terus maju. Titi Kolo Mongso."