Mimpi-mimpi buruk tak henti
air mata menetes di rerumputan
bagai hujan deras menjatuhi tubuhku
air mata yang tarianku tak juga usai
di tari-tai pemujian
... di rindu-rindu kekasih
yang di rindu di rindu waktu demi waktu
di cari di alir-alir darah detak nadi denyut jantung
tak ku jumpa engkau
yang di rindu
gemetar bibir melafadzkan nama
dimana engkau