Powered By Blogger

Senin, 05 Desember 2011

02:14 Wib. Ketika ku coba memejamkan mata, terlintas di benak pikran pada sisa kopi yang ku nikmati. Ada rasa getar tertinggal, tak semanis yang ku harapkan. Terlalu banyak yang ku khayalkan, namun hanya secuil pengorbanan.
02:25 Wib. Mengeras isi kepala, terpontang-panting rasa pahitnya. Terlanjur ku telan, sedetik terlambat pikir ku mencegahnya. Tanpa banyak berbuat, begitu mudahnya ku gantungkan harapan.
02:32 Wib. Menunggu malam mengalungkan bunga di kepala sang fajar.
05:27 Wib. Tiada kehangatan, tapi senyum riuh tawa terasa di sekeliling. Waktu bulir embun hilang dari daun bunga sepatu. Aku jadi termenung.
05:46 Wib. Biar ku paparkan apa yang terjadi, semoga ini bisa untuk intropeksi diri. Sampai ku bisa mengendalikan keadaan, tanpa harus menunggu hingga air mata mengering.
05:51 Wib. Kan ku sedu kembali, agar ku merasakan kehangatannya. Langit makin hitam, hanya bisa berharap pada hujan.
05:54 Wib. Perutku lapar...