Powered By Blogger

Senin, 13 Juni 2011

Patah Hancur

Membisikkan kata-kata di telingaku

mati rasa genggaman jiwaku
dan jantung berdetak cepat
kenangan redup
kabur dengan air mata
hancur ketika keraguan muncul


tak ada bayangan harapan
tak ada terang benderang
tersungkur ketika mati rasa memikat


kata maaf tak sanggup membayar
meskipun tak akan pernah tahu
hanya jalan malam terasa lembut

rasa ingin terilis
kata-kata dalam sajak tertulis
cinta mati...
janji patah hanya ilusi