Powered By Blogger

Minggu, 03 Agustus 2014

AMBISI - Iwan Fals

Walau menderita
Perjuangan mempertahankan hidup ini penting sekali
Ambisi itu perlu
Asal diri bisa mengontrolnya
Ambisi itu sebagai alat bantu untuk meraih cita-cita di dunia
Ambisi adalah bumbu penyedap
Yang kalau kebanyakan bisa menjadi racun yang mematikan


Rabu, 23 Juli 2014


Aku tahu ketika kau disampingku
aku yang meminta untuk kau menemaniku
sebagai pelepas perasaan yang kadang was-was
juga ketika disetiap langkah rindu bertalu
agar ku tak merasa seorang diri
dari halaman buku-buku
seperti serupa jika akhirnya harus pergi
malam terang kadang tak peduli
siang hujan justru bayangmu yang ku cari
mengukir pelangi dikaca-kaca
dari bait lagu-lagu
percaya dalam hati harus tetap dijalani
aku disampingmu masih seperti dulu
sadari, aku juga sadar diri

Selasa, 22 Juli 2014


Masihkah aku merasa
takut menatap keindahan
ada jarak pandang yang menjauh
ada jejak-jejak yang tertinggal
awalnya aku percaya
bayang-bayang palsu
bakar ilalang sampai ke sum-sum
berulang-ulang katakan sabar
aku jadi merasa
angin datang dari mana
masihkah aku berpikir
bukan hanya menjaga hidup
saat merasa tak lagi ada harapan
tak terpikir tinggalkanmu
kenyataannya memang belum berakhir
tetaplah bersamaku

Senin, 07 Juli 2014


akulah mata air dari airmatamu kelak
bila kau rindu muasal sepi
seperti pelangi yang menunggu hujan reda
dan embun fajar yang pergi
seiring terbitnya matahari

Jumat, 04 Juli 2014


Jika jarak menjauhkan
dan waktu memisahkan
semoga do'a mendekatkan
dan cinta menyatukan..

Minggu, 22 Juni 2014

ada rindu diujung malam
terbias oleh kata-kata
membaur dalam rasa
kusimpan bak pusaka
kesepian menggandeng kenangan
malamku kelam tanpa ku sedu

Selasa, 17 Juni 2014

Dalam tembang dan gitar, dan anak-anak bermimpi dan Tuhan perkuatlah kesabaran ini atas segala rindu yang belum terbayarkan. Meski tak kau tulis aksara, masih bisa ku rasakan lenyapmu..

Kamis, 12 Juni 2014

Dan engkau adalah hikayat cintaku tentang teratai. Senyummu tangismu tawamu manyunmu hanyalah jalanku menuju ke Tuhan. Sedekat sebatang rokok dan pematik api, tinggal nyalakan dan menunggu mati. Kekasih...
#talijiwo

Rabu, 11 Juni 2014

bulan berdengung didalam bayangan
menghadirkan rupa yang tajam



-hati-hati dengan keindahan

Senin, 09 Juni 2014

Kenanganku membuatmu tetap dekat
dalam hening
bayangkan kau disini
mendengar senyapmu
melihat senyummu
air mata sunyimu
semua ku dekap dengan erat kenanganku

Minggu, 08 Juni 2014

Wajahmu yang membekas ketika hari datangkan pagi tak cukup menggantikan lamunan menjadi ilusi. Rindunya yang datang mendahului cinta digelorakan menjadi laut tak berpantai. Tak cukup mengenalmu, mengenangmu membuat bersedih akan tetapi wajahmu selalu gelap.

Jumat, 04 April 2014

Apa kabarmu, ku cari etimologi untuk menyampaikan rindu padamu.
Ku cari diantara tetes hujan, ketika intuisiku bersenggama diatas genangan.
Kamu hinggap dikenangan dan menangis.
Bulan sabit syahdu seperti senyummu menyakitkan. 
Diantara congkaknya hati merindumu mengenalkanku rasa sakit dan bahagia. Adakah hak ku merindukanmu jika cintaku hanya kata-kata? Cinta telah lama mati tetapi rindu menghidupkannya kembali.   

Jumat, 28 Februari 2014

Aku kehilangan
mungkin terbasuh bersama peluhmu ketika mandi
mungkin seseorang telah membakarnya dibawah laut
mungkin terbawa arus saraf-sarafmu

aku kehilangan
aku coba jadi malam
aku butuh sedikit darahmu
aku tak bisa melihatmu
bisakah kau pinjamkan sebelah matamu

Rabu, 12 Februari 2014

Tak ku temukan titik jemu kepadamu
tlah banyak ku ungkapkan rasa rindu
ku nyanyikan cinta untukmu
bening tatap matamu
lembut pesonamu

kau beri irama sunyi
bekukan nuansaku
ku panggil jiwaku
nyanyikan cinta untukmu
bergelembung bayangmu
warnanya berkilau dalam lamunan

Kamis, 06 Februari 2014

tak apa dirimu tak sempurna
hingga dunia terbalik
keluh kesah dimana-mana
ketika cinta datang
ia hanya melihat keindahan
dan ia pun tersenyum
juga lautan menampung segala
mencerminkan isi hati

tetaplah menari dikeruntuhan
segala sesuatu satu adanya
dan hanya melihat satu dihadapan cinta

Minggu, 26 Januari 2014

Cinta dan rindu bisa saja menangis jika hati teriris. Cinta (seharusnya) matahari menjadi keberkahan bagi perindu. Seperti udara tak berwujud membuat bahagia penikmatnya.

Jumat, 17 Januari 2014

Mimpi yang membuahinya
menjadi rindu sepanjang waktu
masihkah ada waktu
untuk kau dan aku menjadi kita

Rabu, 08 Januari 2014

Mendung yang datang tutupi pancaran
terbiasa diam kudapati disekitar
ada gemuruh diruang benaku
ingin berbagi cerita walau sekilas mata

datanglah menjadi teman
kala batin merintih
dari lara yang tertahan tumbuhkanlah asa tersisa

sentuhlah ujung kuku agar terbagi rasa yang ada
bantulah bertahan, usah kawan berjarak menjauh
jadilah cahaya pemandu agar kita tak hilang arah berjalan

Sabtu, 04 Januari 2014

Suaramu hilang ditelan hari. Jejakmu tak berbekas disapu air yang turun dari atap jerami. Hanya saja kenangan tentangmu tak hilang oleh suatu apapun, kecuali Tuhan berkehendak lain.

Senin, 30 Desember 2013

Sebebas camar kau berteriak
setabah nelayan menembus badai
seiklas karang menunggu ombak
seperti lautan engkau bersikap

kesadaran adalah matahari
kesabaran adalah bumi
keberanian menjadi cakrawala
dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata